GERAKAN RISET ACEH

A. Riset atau Penelitian Kepada Masyarakat

Sosialisasi adalah proses penanaman atau transfer kebiasaan atau nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat. Dan untuk riset atau penelitian itu sendiri sering dideskripsikan sebagai suatu proses investigasi yang dilakukan dengan aktif, tekun, dan sistematis, yang bertujuan untuk menemukan, menginterpretasikan, dan merevisi fakta-fakta. Penyelidikan intelektual ini menghasilkan suatu pengetahuan yang lebih mendalam mengenai suatu peristiwa, tingkah laku, teori, dan hukum, serta membuka peluang bagi penerapan praktis dari pengetahuan tersebut. Istilah ini juga digunakan untuk menjelaskan suatu koleksi informasi menyeluruh mengenai suatu subjek tertentu, dan biasanya dihubungkan dengan hasil dari suatu ilmu atau metode ilmiah. Kata ini diserap dari kata bahasa Inggris research yang diturunkan dari bahasa Perancis yang memiliki arti harfiah “menyelidiki secara tuntas”.

Kriteria Riset yang Baik untuk Bidang Sains dan Teknologi

Sebuah riset yang baik akan menghasilkan:

  1. Produk atau inovasi baru yang dapat langsung dipakai oleh industri (bukan hanya sebatas purwarupa)
  2. Paten
  3. Publikasi di jurnal internasional

Kenapa harus ada Gerakan Riset Aceh ?

Gerakan riset aceh merupakan sebuah program yang di cetuskan oleh LP2STM – Aceh untuk menggerakkan semangat dan partisipasi aktif dalam mewujudkan tatanan dan menanamkan atau mentransfer kebiasaan ataupun nilai dan aturan dari satu generasi ke generasi lainnya dalam sebuah kelompok atau masyarakat  untuk melakukan suatu riset atau penelitian yang tepat guna dan inovatif bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di masa depan. Untuk melaksanakan program gerakan riset aceh tersebut, LP2STM – Aceh Merancangnya dengan membentuk tim kecil yang terdiri dari ketua dan anggota tim program. Dan penetapan masa kerja dari tim program tersebut selama 2 tahun.

Struktur Tim Program

Gerakan Riset Aceh Angkatan I (2016 -2018)

Nama NRP Posisi
Zikrul Khalid, ST, MT 85100001 Ketua
Saisa, ST, MT 83020004 Anggota Ahli
Nasrullah, ST 81040014 Anggota Ahli

Gerakan Riset Aceh Angkatan II (2018 -2020)

Nama

NRP

Posisi

Rita Sunartaty, S.Si., MT

86050011

Ketua

Saisa, ST., MT

83020004

Anggota Ahli

Salfauqi Nurman, S.Si., M.Si

89050033

Anggota Ahli

Irmayanti, STP., MT

86100032

Anggota Ahli

Nasrullah, ST

81040014

Anggota Ahli

 

B. Jaringan Kerja (Net Worker)

Keberhasilan kita menjadi teknokrat sejati adalah sangat tergantung pada jaringan dan mitra kita. Oleh karena itu, membangun jaringan mengembangkan aliansi dan kemitraan merupakan kebiasaan yang harus senantiasa kita kembangkan. Kita maklumi manusia dalam kehidupannya selain sebagai makhluk individu, juga sebagai makhluk sosial yang tidak terlepas dari hidup berdampingan dengan orang lain, artinya setiap manusia sejak lahir sampai mati membutuhkan orang lain. Perselisihan yang sering terjadi sebenarnya disebabkan orang itu tidak saling mengerti. Kenapa tidak saling mengerti? karena mereka tidak saling kenal. Mengenal orang lain dan dapat saling bekerjasama sebagai teman/mitra, tenaga kerja, pembina , atau juga konsumen.

Struktur Tim Program Khusus

Penelitian dan Jaringan Angkatan I (2017 -2018)

Nama NRP Posisi
Saisa, ST, MT 83020004 Ketua
Salfauqi Nurman, S.Si., M.Si 89050033 Sekretaris
Rahmat Musfikar, B.Sc., M.Kom 89090029 Anggota Ahli

Referensi

Hukum Indonesia

  1. UUD 1945 Pasal 28C ayat (1): Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari Iptek, seni, dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.
  2. UUD 1945 Pasal 31 ayat (5): Pemerintah memajukan Iptek dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.
  3. UU Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
  4. PP Nomor 1 Tahun 1989 tentang Penterjemahan dan/ atau Perbanyakan Ciptaan untuk Kepentingan Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, Penelitian dan Pengembangan, Penjelasan.
  5. PP Nomor 20 Tahun 2005 tentang Alih Teknologi Kekayaan Intelektual serta Hasil Kegiatan Penelitian dan Pengembangan oleh Perguruan Tinggi dan Lembaga Penelitian & Pengembangan.
  6. PP Nomor 48 Tahun 2009 tentang Perizinan Pelaksanaan Kegiatan Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang Berisiko Tinggi & Berbahaya.
  7. PP No. 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.
  8. PP No. 13 Tahun 2015 tentang Kementerian Riset,Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.
  9. INPRES Nomor 3 Tahun 2001 tentang Penerapan dan Pengembangan Teknologi Tepat Guna.
  10. INPRES No. 4 Tahun 2003 tentang Pengkoordinasian Perumusan dan Pelaksanaan Kebijakan Strategis Pembangunan Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
  11. Keputusan Menteri Negara Riset dan Teknologi No. 81a/M/Kp/III/2011 tentang Pembentukan Program Pengembangan Pusat Unggulan Iptek Kementerian Riset dan Teknologi.
  12. PERMENRISTEK Nomor 8 Tahun 2012 tentang Daftar Bidang Penelitian Beresiko Tinggi dan Berbahaya dan Instansi Pemerintah yang Berwenang Memberikan Izin Kegiatan Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang Beresiko Tinggi & Berbahaya.
  13. Keputusan Menteri Ristek dan Dikti RI  NOMOR 194 /M/Kp/IV/2015 tentang Pedoman Pengembangan Pusat Unggulan IPTEK Kementerian Ristek dan Dikti Tahun Anggaran 2015.
  14. Qanun/Perda Aceh Nomor 9 Tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Aceh Tahun 2012-2032.
  15. Akta Pendirian LP2STM – Aceh Nomor 9 Tahun 2014.

Isu Nasional

Kompas, Senin, 8 Mei 2006. Teropong Opini: Iptek Indonesia. Berada di Titik Nadir, Siapa Bertanggung Jawab? Oleh: Terry Mart. Lektor Golongan IIIB pada Departemen Fisika FMIPA UI. Hal. 41.

Isu Lokal

Serambi Indonesia, 26 Oktober 2017. IKM Diminta Mamfaatkan Hasil Litbang. Dalam Seminar Nasional Industri Karet, Karet, dan Plastik di Yogyakarta Oleh: Dirjen IMK Kemenperin RI, Gati Wibawaningsih. Hal. 6

Foto Pemateri Atau Narasumber Gerakan Riset Aceh Tingkat SMA

Pemateri Sosialisasi PGRA 2016

Pemateri Sosialisasi Riset di SMAN 1 Sigli: Saisa, ST, MT

Pembicara Sosialisasi Riset : Zikrul Khalid, ST

Pemateri Sosialisasi Riset di SMAS Sukma Bangsa Pidie: Zikrul Khalid, ST, MT

Pemateri Sosialisasi Riset di SMAN 1 Unggul Darul Imarah, Aceh Besar: Rita Sunartaty, S.Si, MT

Pemateri Sosialisasi Riset di SMAN 1 Peukan Bada, Aceh Besar: Sarika Zuhri, ST, MT