LTM Watch Soroti Transparansi Alokasi BTT Rp 6,8 Miliar untuk Relawan Bencana Aceh, Minta Pemerintah Aceh Buka Data Secara Publik

71 / 100 Skor SEO

LP2STM.or.id – Banda Aceh, 19 Januari 2026|  Direktur Eksekutif LTM Watch, Zikrul Khalid, ST., MT, menyoroti alokasi Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp 6,8 miliar yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) untuk operasional penanganan bencana hidrometeorologi. Dalam rilis resminya, Zikrul mendesak pemerintah Aceh untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran darurat tersebut di hadapan publik.

Dok. Foto: Alokasi Dana BTT bagi Relawan di Aceh

Data yang dihimpun dari hasil reviu Inspektorat Aceh menunjukkan, dana BTT dialokasikan untuk mendukung sekitar 200 personel tim rescue dan 3.000 relawan. Anggaran tersebut digunakan untuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), uang makan, dan uang lelah selama masa tanggap darurat.

“Publik berhak mengetahui rincian dan pertanggungjawaban setiap rupiah yang dikeluarkan, apalagi dalam kondisi bencana yang membutuhkan kecepatan dan ketepatan penanganan,” tegas Zikrul dalam pernyataannya.

Dokumen reviu Inspektorat mengungkap dua tahap pengajuan anggaran. Pada tahap pertama tanggal 5 Desember 2025, diajukan Rp 482.025.000 untuk uang makan dan lelah 200 personel selama 14 hari, serta BBM untuk rute tertentu.

Namun, pada tahap kedua tanggal 16 Desember 2025, usulan anggaran meningkat signifikan menjadi Rp 6.391.495.000. Dana ini dialokasikan untuk 3.000 personel selama 11 hari, serta BBM untuk kendaraan operasional di 18 kabupaten/kota dan 2.000 kendaraan roda dua relawan.

“Lonjakan anggaran yang sangat besar dari tahap pertama ke tahap kedua harus dijelaskan dengan rinci dan transparan. Apakah terjadi perluasan skala bencana, penambahan relawan, atau ada faktor lain yang mendasarinya,” tambah Zikrul.

Ia menekankan bahwa mekanisme BTT, meskipun bersifat darurat, tidak boleh mengabaikan prinsip akuntabilitas. Setiap penambahan anggaran harus disertai dengan data pendukung yang jelas dan dapat diakses publik, termasuk daftar penerima, laporan lapangan, dan bukti penyerahan.

“Kami meminta BPBA dan Pemerintah Aceh untuk segera mempublikasikan laporan lengkap penggunaan dana BTT ini, termasuk berita acara serah terima, daftar nama relawan yang menerima, dan logistik yang didistribusikan. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan bantuan tepat sasaran,” pungkasnya.

LTM Watch berfokus pada isu-isu strategis di bidang transformasi digital, kedaulatan data, inovasi kebijakan, pembangunan daerah, dan transparansi publik.

LTM Watch berkomitmen untuk terus mendorong transparansi kebijakan publik, khususnya dalam penanganan bencana yang menyangkut hajat hidup banyak orang.


Editor : Humas LP2STM

Check Also

LP2STM Press Luncurkan Gerakan Buku Kolaborasi Nasional untuk Dosen dan Peneliti Indonesia

71 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO Setelah resmi terdaftar sebagai penerbit …