Oleh : Zikrul Khalid
Mahasiswa Program Magister (S2) Konsentrasi Teknologi Proses Pascasarjana Universitas Syiah Kuala Darussalam, Banda Aceh.
Pendiri Teknokrat mandiri Institute of Technology Since 2014 (LP2STM, LTM SciTech dan Dosen Plus).
Direktur CV Pati Jaya Konsultan (ZP STUDIO8).
Email : zikrulkhalid@gmail.com
Peran Manusia
Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang paling sempurna dibandingkan makhluk ciptaan Allah yang lain. Dikatakan paling sempurna karena manusia dibekali akal sekaligus nafsu. Meskipun manusia mempunyai nafsu tetapi yang paling berperan adalah akal. Akal ini bertujuan untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, akal juga sebagai alat untuk berpikir, berhitung, dan berkreasi sehingga kerjasama antara keduanya sangat diperlukan dalam kehidupan manusia. Dengan akal, manusia dapat mengembangkan ilmu pengetahuan, menciptakan teknologi, dan mengekspresikan dirinya melalui seni. Oleh karena itu, peran manusia sebagai makhluk yang berpikir dan berinovasi menjadi kunci utama dalam perkembangan peradaban dunia.
Selain itu, manusia memiliki tanggung jawab besar sebagai khalifah di muka bumi. Dengan kemampuannya, manusia diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara eksploitasi sumber daya alam dan kelestarian lingkungan. Akal budi yang dimiliki manusia harus digunakan untuk menciptakan solusi atas berbagai permasalahan global, seperti krisis iklim, ketimpangan sosial, dan perkembangan teknologi yang tidak etis.
Peran Sains
Sains merupakan bagian dari himpunan informasi yang termasuk dalam pengetahuan alamiah dan berisikan informasi yang memberikan gambaran tentang struktur dari suatu sistem serta penjelasan tentang pola laku sistem tersebut. Sistem yang dimaksud dapat berupa sistem alami maupun sistem yang merupakan rekaan pemikiran manusia mengenai pola laku hubungan dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Kita dapat mempelajari sains dari alam semesta yang dimulai dengan bertanya kepada alam atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang alam.
Sains menjadi fondasi penting bagi perkembangan teknologi dan inovasi. Penemuan-penemuan sains telah membawa dampak besar dalam kehidupan manusia, mulai dari bidang kesehatan, energi, hingga eksplorasi luar angkasa. Melalui sains, manusia dapat memahami fenomena alam, memprediksi bencana, serta mencari solusi untuk permasalahan kompleks yang dihadapi oleh umat manusia.
Namun, sains tidak hanya tentang penemuan dan pemahaman. Lebih dari itu, sains juga mengajarkan tentang etika dan tanggung jawab. Pengetahuan yang dimiliki melalui sains harus digunakan untuk kebaikan bersama, bukan untuk kepentingan yang merugikan orang lain atau lingkungan.
Peran Teknologi
Teknologi merupakan bagian dari himpunan informasi yang termasuk dalam pengetahuan ilmiah yang berisikan informasi preskriptif mengenai penciptaan sistem-sistem ciptaan tersebut. Penggunaan teknologi bertujuan untuk memudahkan segala aktivitas yang berkaitan dengan efisiensi waktu dan tenaga. Penciptaan teknologi ini didorong oleh ciri otomatisme dari fenomena teknik kehidupan masa kini yang menginginkan segala sesuatu menjadi lebih cepat dan mudah.
Teknologi terbagi menjadi tiga kategori utama:
Teknologi Komunikasi: Mempermudah manusia dalam berinteraksi satu sama lain tanpa dibatasi oleh jarak dan waktu.
Teknologi Informasi: Memungkinkan manusia untuk mengakses, mengelola, dan menyebarkan informasi dengan lebih efisien.
Bioteknologi: Berfokus pada pemanfaatan makhluk hidup untuk menghasilkan produk dan layanan yang bermanfaat bagi manusia.
Ketiga kategori ini saling berkaitan dan saling mendukung dalam menciptakan perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari. Namun, teknologi juga memiliki dampak negatif jika tidak digunakan dengan bijak, seperti ketergantungan yang berlebihan pada perangkat teknologi, ancaman keamanan siber, dan pengangguran akibat otomatisasi.
Peran Seni
Seni adalah bentuk ekspresi yang dicurahkan dari dalam jiwa manusia, disampaikan dalam berbagai bentuk dan diterima oleh indra. Contohnya seni suara untuk indra pendengar, seni lukis untuk indra penglihat, dan seni tari untuk indra perasa. Jadi, di dalam setiap manusia terdapat jiwa seni yang unik dan berbeda-beda karena setiap orang diciptakan dengan keistimewaan tersendiri.
Seni tidak hanya berfungsi sebagai sarana ekspresi, tetapi juga sebagai alat untuk menyampaikan pesan moral, kritik sosial, dan nilai-nilai budaya. Seni mampu menggugah emosi dan menyatukan perbedaan antar manusia. Dalam perkembangannya, seni juga berperan dalam teknologi dan sains, seperti dalam desain produk, arsitektur, dan visualisasi data.
Kesimpulan
Manusia merupakan alat untuk menciptakan suatu hal baru yang dapat menguntungkan sesama manusia. Akal yang dimiliki manusia menjadi dasar dari segala inovasi yang dihasilkan. Sains, sebagai sumber pengetahuan, memberikan gambaran dan penjelasan tentang pola tingkah laku sistem yang ada di alam semesta. Teknologi, sebagai perpanjangan dari ilmu pengetahuan, hadir untuk mempermudah aktivitas manusia dan meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek kehidupan. Sementara itu, seni hadir sebagai sarana untuk mengekspresikan jiwa dan emosi manusia.
Hubungan antara manusia, sains, teknologi, dan seni merupakan kesatuan yang saling melengkapi. Manusia tidak akan pernah berhenti untuk mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan menciptakan teknologi baru. Di sisi lain, seni memberikan keseimbangan dengan menghadirkan keindahan dan makna dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan antara keempat elemen ini demi menciptakan peradaban yang lebih maju, etis, dan berkelanjutan.
Referensi :
http://raynaldo15149.web.unej.ac.id/2015/10/21/opini-tentang-manusia-sains-dan-teknologi/
http://sukrablog.blogspot.co.id/2008/04/arti-sebuah-seni.html
LP2STM #RisetTeknologiDampak